Digital Makin Populer

Pemesanan Tiket dan Kamar Hotel Mulai Meningkat
Kenaikan pemesanan tiket dan kamar hotel untuk kebutuhan mudik atau libur Lebaran 2017 mulai terjadi di agen perjalanan dalam jaringan. Tren ini dipengaruhi oleh perilaku masyarakat memesan tiket transportasi dan kamar hotel menggunakan perangkat digital.

Kondisi ini antara lain dialami oleh Traveloka dan Tiket.com. Senior Vice President Business Development PT Trinusa Travelindo (Traveloka) Caesar Indra mengatakan, penjualan tiket pesawat diperkirakan meningkat mulai minggu kedua hingga keempat Ramadhan. Konsumen tidak memedulikan kenaikan harga tiket yang sampai dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa.

“Rata-rata pengguna Traveloka memesan tiket pesawat untuk tujuan daerah wisata dan mudik. Untuk daerah tujuan wisata antara lain Bali, Singapura, Kuala Lumpur, Hongkong, Tokyo, dan Guangzhou,” kata Caesar di sela- sela peluncuran fitur paket pemesanan pesawat dan hotel, Rabu (31/5) petang, di Jakarta.

Sejak berdiri tahun 2012 hingga sekarang, volume transaksi Traveloka melalui aplikasi dan laman pada ponsel pintar semakin bertambah. Volume transaksi dari aplikasi secara khusus telah mendominasi keseluruhan pendapatan Traveloka.

“Wisatawan menginginkan pemesanan tiket pesawat dan hotel dalam satu fitur layanan. Mereka menyukai sistem pelayanan yang fleksibel,” ujar Caesar menjelaskan latar belakang fitur paket pemesanan pesawat dan hotel.

Fitur tersebut hanya bisa dipakai melalui aplikasi. Mengenai harga paket, dia mengklaim bahwa nilainya lebih murah sampai 40 persen dibandingkan dengan pembelian layanan secara terpisah. Keberadaan fitur paket diharapkan bisa mendongkrak penjualan selama Ramadhan dan Lebaran. Total pengunduh aplikasi Traveloka telah mencapai lebih dari 15 juta orang.

Proyeksi pertumbuhan
Mengutip laporan UNWTO World Tourism Barometer, kedatangan turis internasional di seluruh dunia diproyeksikan tumbuh 3-4 persen pada 2017. Di wilayah Asia Pasifik dan Afrika, proyeksi pertumbuhan kedatangan wisatawan internasional berkisar 5-6 persen.

Jumlah wisatawan mancanegara pada 2016, menurut Badan Pusat Statistik, hanya 11,519 juta orang. Namun, ada tambahan data dengan menghitung roaming telepon seluler dari Januari-September 2016 sebesar 504.696 orang karena mereka masuk ke Indonesia melalui pos lintas batas yang belum dilengkapi dengan tempat pemeriksaan imigrasi (Kompas, 17/2).

Co-Founder dan Chief Communication Officer Tiket.com Gaery Undarsa yang ditemui terpisah menyebutkan, jumlah pengguna meningkat 75 persen saat Ramadhan daripada hari biasa tahun 2017, tetapi meningkat 80 persen jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun lalu.

Tiket kereta api sudah laku sejak H-90 Lebaran. Rute tertinggi yang dibeli pelanggan Tiket.com adalah Stasiun Gambir ke Stasiun Bandung. Sementara penjualan tiket pesawat masih dibuka sampai saat ini. Dia memperkirakan, penawaran akan diserbu pelanggan pada H-3 Lebaran.

“Tren yang menarik adalah pemesanan kamar hotel untuk Lebaran. Tren ini sudah terjadi pada Ramadhan dan Lebaran 2016. Lokasi pemesanan tidak hanya di destinasi wisata, tetapi juga daerah tujuan mudik,” kata Gaery.

Sama seperti Traveloka, volume transaksi tiket dan kamar hotel di Tiket.com sudah didominasi oleh pengguna perangkat bergerak. Volume pembelian melalui aplikasi sudah menyumbang 60 persen dari keseluruhan transaksi. (MED)
————-
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 2 Juni 2017, di halaman 19 dengan judul “Digital Makin Populer”.